Cegah Pernikahan Anak, Penyuluh KUA Lumbir Beri Edukasi di MT Al Holidiyah

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas – Upaya pencegahan pernikahan anak terus digencarkan melalui pendekatan edukatif di tengah masyarakat. Penyuluh KUA Lumbir, Umi Rofikoh, memberikan bimbingan penyuluhan di Majelis Taklim Al Holidiyah, Sawangan, Desa Besuki dengan mengangkat tema pentingnya mencegah pernikahan anak. Jumat (26/06)

Dalam penyampaiannya, Umi Rofikoh menegaskan bahwa pernikahan anak memiliki berbagai dampak negatif, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kesiapan mental pasangan. Ia menjelaskan bahwa usia yang belum matang sering kali berujung pada berbagai permasalahan rumah tangga, termasuk risiko perceraian dan kurang optimalnya pengasuhan anak.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai kesiapan menikah, serta pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan. Menurutnya, pernikahan seharusnya dilakukan ketika seseorang telah siap secara fisik, mental, dan ekonomi.

“Anak-anak perlu kita lindungi dan arahkan agar tidak terburu-buru menikah. Masa depan mereka masih panjang dan harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya di hadapan jamaah.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta majelis taklim yang aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait fenomena pernikahan anak di lingkungan sekitar. Suasana hangat dan penuh keakraban turut mewarnai jalannya penyuluhan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan pernikahan anak serta mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda agar tumbuh dan berkembang secara optimal menuju masa depan yang lebih baik.