Dharma Wanita KUA PPAI Perkuat Iman dan Peran Istri Jelang Ramadhan
Oleh KUA Lumbir
Banyumas - Pertemuan Dharma Wanita Persatuan KUA PPAI Kecamatan Lumbir yang berlangsung dengan penuh kehangatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Kegiatan rutin tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus menambah wawasan keagamaan dan memperkuat peran perempuan dalam keluarga maupun masyarakat. Jum’at (13/02)
Sejak pagi hari, para anggota telah hadir dengan penuh antusias. Suasana pertemuan terasa akrab dan harmonis, mencerminkan kekeluargaan yang selama ini terjalin di lingkungan Dharma Wanita Persatuan KUA PPAI Kecamatan Lumbir. Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, memohon agar kegiatan yang dilaksanakan membawa manfaat serta keberkahan bagi seluruh peserta.
Pada sesi pertama, Umi Rofikoh menyampaikan materi tentang persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum istimewa untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengajak para anggota untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik maupun spiritual. Persiapan tersebut meliputi memperbaiki niat, memperbanyak ibadah sunnah, meningkatkan kualitas shalat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta membersihkan hati dari rasa iri, dengki, dan prasangka buruk.
Lebih lanjut, Umi Rofikoh juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif di dalam keluarga. Sebagai seorang istri dan ibu, peran perempuan sangat besar dalam membangun atmosfer religius di rumah, seperti membiasakan sahur bersama, mengajak keluarga melaksanakan shalat berjamaah, serta membimbing anak-anak untuk belajar berpuasa dengan penuh kesadaran. Ia berharap agar Ramadhan tahun ini dapat dijalani dengan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, sehingga mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki sesi berikutnya, Kariman menyampaikan materi tentang pentingnya patuh kepada suami dalam kehidupan rumah tangga. Dengan bahasa yang santun dan penuh hikmah, beliau menjelaskan bahwa ketaatan kepada suami merupakan bagian dari upaya menjaga keharmonisan keluarga, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama. Ia menegaskan bahwa hubungan suami istri hendaknya dibangun atas dasar saling menghormati, saling memahami, dan komunikasi yang baik.
Menurut Ibu Kariman, sikap patuh bukan berarti menghilangkan peran atau pendapat seorang istri, melainkan wujud kerja sama dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, serta kemampuan mengendalikan emosi dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan berumah tangga. Dengan fondasi iman dan akhlak yang baik, keluarga akan menjadi tempat yang nyaman dan penuh ketenteraman.
Para peserta tampak menyimak materi dengan penuh perhatian. Beberapa di antaranya juga berbagi pengalaman dan pandangan, sehingga suasana diskusi menjadi semakin hidup dan interaktif. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalani peran sebagai istri sekaligus anggota masyarakat yang aktif dan berdaya.
Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan laporan keuangan oleh Keni. Dalam laporannya, beliau menyampaikan secara rinci dan transparan mengenai pemasukan serta pengeluaran organisasi dalam periode terakhir. Penyampaian laporan dilakukan dengan jelas agar seluruh anggota mengetahui kondisi keuangan Dharma Wanita Persatuan. Transparansi tersebut menjadi bentuk tanggung jawab dan komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan serta keberlangsungan kegiatan organisasi.
Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Melalui pertemuan ini, diharapkan para anggota Dharma Wanita Persatuan KUA PPAI Kecamatan Lumbir semakin solid, semakin bersemangat dalam meningkatkan kualitas diri, serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar.
