Dialog Kebangsaan dalam Balutan Silaturahmi
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama tokoh masyarakat Aboge di Desa Cikakak. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara penyuluh dan masyarakat serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. Jumat (19/06)
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu kebangsaan, pelestarian kearifan lokal, serta pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman menjadi topik pembahasan. Penyuluh menyampaikan bahwa nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan saling menghormati yang telah lama hidup di tengah masyarakat Cikakak merupakan modal penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Tokoh Aboge Cikakak, Sulam, menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, dialog yang dilakukan secara langsung menjadi sarana efektif untuk memperkuat pemahaman dan kebersamaan antarwarga. “Kami selalu terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak. Yang terpenting adalah menjaga kerukunan, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama menjaga kedamaian di lingkungan masyarakat,” ujar Sulam.
Lebih lanjut, Sulam menegaskan bahwa masyarakat Aboge Cikakak selama ini menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan hidup berdampingan secara harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. “Tradisi yang kami lestarikan bukan untuk membedakan diri, melainkan sebagai warisan budaya yang mengajarkan kebersamaan, kesederhanaan, dan penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat persatuan bangsa,” tambahnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara penyuluh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dalam menjaga kerukunan serta memperkokoh semangat kebangsaan. Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus membangun komunikasi yang baik demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis. (jhr)
