Kajian Duha Ramadan di Masjid Al Ishlah Bahas Sebab Diwajibkannya Puasa

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas  – Kegiatan Kajian Duha dalam rangka mengisi amaliyah Ramadhan kembali digelar di Masjid Al Ishlah. Program ini menjadi agenda rutin selama bulan suci untuk memperdalam ilmu agama, memperkuat keimanan, dan menambah pemahaman jamaah tentang keutamaan ibadah di bulan mulia. Senin (23/02)

Pemateri pada kesempatan kali ini adalah Penyuluh Agama Islam KUA Sumbang, Maushul Cahayat, yang menyampaikan kajian dengan tema “Sebab Diwajibkannya Puasa". Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan sarana tarbiyah (pendidikan jiwa) yang mengajarkan pengendalian diri, keikhlasan, serta kepekaan sosial. Puasa juga menjadi cara untuk membersihkan hati dari sifat-sifat yang merusak dan mengembalikan manusia kepada fitrah ketakwaan.

Dalam kajiannya, beliau juga menyampaikan beberapa keistimewaan bulan Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi. Di antaranya, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Hal ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah momentum besar bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan meninggalkan maksiat, karena godaan diminimalkan dan peluang kebaikan dilipatgandakan.

Beliau menegaskan bahwa pahala amal ibadah di bulan Ramadhan dilipatgandakan, sementara setiap bentuk perbuatan dosa juga memiliki konsekuensi yang lebih besar. Oleh karena itu, jamaah diingatkan untuk menjaga lisan, mengendalikan emosi, serta memperbanyak ibadah seperti tilawah, sedekah, dan shalat sunnah.

Jamaah mengikuti kajian dengan antusias. Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga memotivasi mereka untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci ini. Diharapkan, Kajian Duha ini dapat terus berlangsung selama bulan Ramadhan sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kualitas spiritual masyarakat.