Kakan Kemenag Lakukan Monitoring PKKM Di Dua Madrasah

Oleh HUMAS
SHARE

 

Banyumas : Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag didampingi oleh Plt. Kasubag TU Drs. Purwanto Hendro Puspito  dan Kasi Pendma Edi Sungkowo, M.Pd melakukan monitoring pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MI Muhammadiyah Sidamulya kecamatan Kemranjen dan MA Nahdlatul Talamidz Jombor kecamatan Tambak, Kamis (27/01).

Pelaksanaan monitoring PKKM  dan pemberian motivasi serta arahan oleh Kakan Kemenag dihadiri oleh  pengawas madrasah Tirkam, S.Pd.I dan Drs. Yapin, MA selaku tim penilai , kepala madrasah, yayasan dan  dewan guru .

PKKM diadakan untuk menghimpun informasi dasar, dan mengembangkan keprofesionalitas yang berkelanjutan bagi Kepala Madrasah. Tim penilai bukan mencari-cari kekurangan yang ada di madrasah, akan tetapi akan menilai sesuai dengan keadaan yang ada di madrasah tersebut, hal ini sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Dalam arahannya di MI Muhammadiyah Sidamulya Kakan Kemenag menyampaikan bahwa kepala madrasah  sebagai manager harus bisa memenej sekolah masing masing.

" Untuk melihat bagaimana tanggung jawab kepala madrasah  kinerjanya harus didukung oleh bapak ibu gurunya, wali kelasnya, prestasinya sekalian termasuk yayasan atau penyelenggara pendidikannya  makanya yayasan ikut bertanggung jawab. " tuturnya

" Ini salah satu dasar Penilaian Kinerja Kepala Madrasah, sehingga tidak ada alasan guru untuk tidak  mendukung program-program kinerja kepala madrasah dan seluruh yayasan penyelenggara pendidikan mendukung program madrasah.” tuturnya lebih lanjut.

" Tujuan dari PKKM  adalah yang pertama   untuk mengetahui proses pemulihan data tentang madrasah, yang kedua  yaitu pengelolaan analisis yang obyektif  , data yang ada itu dianalisa secara obyektif , dianalis oleh tim penilai, sehingga dampaknya terdapat peringkat 3, 2, 1 itu, . Yang ketiga interprestasi data kualitas kinerja kepala madrasah, PKKM itu unit proses datanya ada atau tidak  dan dianalisa secara obyektif dikaitkan dengan kinerja madrasah.”  pungkasnya. (tum)