Kakan Lakukan Monitoring PKKM Di MI Ma'arif NU 1 Pancasan
Oleh HUMAS
Banyumas : Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag melakukan monitoring pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 tahunan di MI Ma'arif NU 1 Pancasan Ajibarang, Kamis (03/02).
Pelaksanaan monitoring PKKM dan pemberian motivasi serta arahan oleh Kakan Kemenag dihadiri oleh pengawas madrasah Siti Nurkhasanah , S.Ag, M.Pd.I dan Solikhun , M.Pd selaku tim penilai dari pengawas madrasah, dan Patiman selaku penilai dari kantor Kemenag Banyumas
Tujuan dari PKKM adalah yang pertama untuk mengetahui proses pemulihan data tentang madrasah, yang kedua yaitu pengelolaan analisis yang obyektif , data yang ada itu dianalisa secara obyektif , dianalis oleh tim penilai, sehingga dampaknya terdapat peringkat 3, 2, 1 itu, Yang ketiga interprestasi data kualitas kinerja kepala madrasah, PKKM itu unit proses datanya ada atau tidak dan dianalisa secara obyektif dikaitkan dengan kinerja madrasah.
Dalam sambutan dan pengarahannya Akhsin Aedi menyampaikan bahwa PKKM diadakan untuk menghimpun informasi , mengumpulkan informasi dan data mulai dari kepala, guru dan prestasinya.
" Data ini akan dilihat oleh tim penilai secara objektif sesuai dengan instrumen yang sudah disiapkan dan akan dicocokan dengan bukti fisik. Nantinya akan kelihatan kinerja kepala madrasah efektif atau tidak. Sejauh mana dukungan guru, dukungan komite. " ujarnya
" Tim penilai bukan mencari-cari kekurangan yang ada di madrasah, akan tetapi akan menilai sesuai dengan keadaan yang ada di madrasah tersebut, hal ini sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama. " ujarnya lebih lanjut
" Untuk melihat bagaimana tanggung jawab kepala madrasah kinerjanya harus didukung oleh bapak ibu gurunya, wali kelasnya, prestasinya sekalian termasuk yayasan atau penyelenggara pendidikannya makanya yayasan ikut bertanggung jawab. " ungkap akhsin
" Ini salah satu dasar Penilaian Kinerja Kepala Madrasah, sehingga tidak ada alasan guru untuk tidak mendukung program-program kinerja kepala madrasah dan seluruh yayasan penyelenggara pendidikan mendukung program madrasah. ”
" Terkait PTM , kita harus tetap menggunakan prokes secara ketat dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Jangan lupa 5 M harus diterapkan di sekolah dengan baik dan benar. Maka dari itu madrasah harus menyiapkan masker cadangan. Walaupun murah akan tetapi sesuai dengan standar nasional. " pungkasnya. (tum)
