MA Al Falah Jatilawang Ngangsu Kawruh Kurikulum Keterampilan di MAN 2 Banyumas

Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
SHARE

Banyumas — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan berbasis vokasi, jajaran pimpinan dan perwakilan guru dari MA Al Falah Jatilawang melaksanakan kegiatan ngangsu kawruh keterampilan dengan berkunjung ke MAN 2 Banyumas pada hari Jumat. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah studi tiru untuk mempelajari pengelolaan kurikulum keterampilan yang telah berjalan dengan baik di madrasah tersebut (13/02/26).

Kunjungan dilaksanakan dengan tujuan menggali informasi terkait program keterampilan yang dimiliki MAN 2 Banyumas, yang meliputi Tata Busana, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Tata Boga, dan sebagainya. Rombongan juga berkesempatan meninjau langsung ruang praktik dan melihat proses pembelajaran siswa di masing-masing bidang keterampilan.

Kepala madrasah, H. Amir Mahmud, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan program keterampilan di MA Al Falah Jatilawang.

“Kami datang untuk belajar secara langsung dari MAN 2 Banyumas karena ke depan MA Al Falah Jatilawang berencana membuka beberapa jurusan keterampilan. Harapannya, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang siap diterapkan di dunia kerja maupun wirausaha.” ungkapnya.

Selain mendapatkan pemaparan materi, rombongan juga mengikuti sesi diskusi bersama tim pengelola program keterampilan. Dalam sesi tersebut dibahas berbagai hal, mulai dari perencanaan kurikulum, pengadaan sarana praktik, strategi pembelajaran berbasis proyek, hingga peluang kerja sama dengan dunia usaha dan industri.

Waka Kurikulum MAN 2 Banyumas, Irfangi, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia mengatakan, “Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah berbagi praktik baik antar madrasah. Kami berharap pengalaman yang kami miliki dalam mengelola program keterampilan dapat menjadi referensi bagi MA Al Falah Jatilawang dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai kebutuhan zaman.”

Para guru yang mengikuti kegiatan ini menyambut positif kesempatan belajar tersebut karena dapat menambah wawasan mengenai pengelolaan kelas praktik yang efektif. Mereka juga memperoleh gambaran nyata tentang sistem evaluasi keterampilan siswa serta penguatan soft skill seperti disiplin, kerja sama, dan kreativitas.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar madrasah dalam rangka memperkuat jejaring dan kolaborasi pendidikan. Kedua pihak berharap kerja sama tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi dapat berlanjut pada pendampingan dan berbagi praktik baik dalam pengembangan pendidikan keterampilan.

Melalui kegiatan ngangsu kawruh ini, diharapkan MA Al Falah Jatilawang dapat mengadaptasi sistem kurikulum keterampilan yang relevan dan terstruktur, sehingga mampu memperkuat kualitas lulusan serta memberikan bekal kompetensi nyata bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.