MENAG Buka Rakernas Tahun 2022
Oleh HUMAS
Purwokerto : Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI Tahun 2022 . Rakernas yang dilakukan secara Hybrid yaitu secara daring dan luring digelar selama dua hari 14 - 15 Februari di hotel Double Tree Surabaya. Senin (14/02)
Rakernas yang mengusung tema Tranformasi Layanan Umat ini diikuti oleh Staf ahli, Dirjen , Kakanwil Kemenag se Indonesia, Rektor perguruan tinggi dibawah Kemenag , Kepala Balai Diklat, Kakan kemenag se Indonesia dengan total peserta adalah 745 orang, dimana pelaksanaannya dilakukan secara daring dan luring.
Dalam sambutan pembukaan Yaqut menyampaikan bahwa ASN Kementerian Agama harus satu barisan, kompak dari atas sampai kebawah mengikuti kebijakan yang sudah ditetapkan dari pusat, di Kementerian agama tidak ada anak emas jadi semua berdasarkan prestasi dalam kinerjanya, sehingga semua mempunyai kesempatan yang sama asalkan kinerjanya bagus dan berprestasi.
" Percepatan dalam pelayanan , dalam pelayanan terhadap masyarakat harus dilakukan secara cepat dan tidak menunda nunda apalagi menghambat, harus berorentiasi pelayanan publik, bukan pelayanan pribadi. Lakukan pengawasan secara berjenjang mulai dari tingkatan atas hingga kebawah. Contohnya apabila ada permasalahan di daerah, lakukan pengawasan dan diselesaikan dari bawah dahulu , senadainya tidak bisa baru naik ketingkat berikutnya." tuturnya.
" Dalam pekerjaan sehari - hari ada dua hal yang perlu dihindari , dan kami tidak akan mentolerir jika ini terjadi yaitu penyalahgunaan keuangan dan moralitas. Kementerian Agama dapat dianggap sebagai wajah Indonesia, seandainya wajah kementerian agama jelek maka waja Indonesia juga jelek. Maka kita harus bisa memberikan kontribusi yang positif dan lebih baik di negeri ini." tuturnya lebih lanjut.
" Sudah saatnya kita di kementerian agama mulai aktif menggunakan berbagai media sosial, prestasi prestasi yang diperoleh harus dipublikasikan semua di media. Manfaatkan dan jalin komunikasi dengan berbagai pihak, terutama dengan mitra mitra kita baik di pemerintahan ataupun di DPR/DPRD ". pungkasnya. (Tum)
