Pembinaan ASN MAN 3 Banyumas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas
Oleh MAN 3 Banyumas
Pembinaan ASN MAN 3 Banyumas
oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas
Banyumas—Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag., melaksanakan pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara MAN 3 Banyumas di Aula Mantibas (29/1). Kehadiran beliau disambut antusias oleh semua ASN meskipun waktunya sudah siang. Semua ASN Mantibas mendengarkan pembinaan dengan penuh perhatian.
Dalam pembinaannya, kepala Kankemenag tak bosan-bosannya mengingatkan agar ASN dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab. Tak terkecuali dengan penyusunan SKP bagi semua PNS. SKP Tahun 2021 harus sudah selesai disusun pada akhir Januari 2022. Beliau juga mengingatkan dan menegaskan bahwa SKP Tahun 2021 berbeda dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, penyusunan SKP harus benar-benar teliti. Pengisian data PNS, pejabat penilai, dan atasan pejabat penilai harus tepat, tidak boleh ada kesalahan. Beliau menyampaikan pernah menerima SKP guru madrasah, setelah diteliti, ternyata penulisan NIP Kakankemenag salah. Hal seperti itu seharusnya tidak terjadi. Oleh karena itu, pengisian SKP harus benar-benar teliti.
Selanjutnya, beliau menyinggung tentang permasalahan intern dalam koperasi MAN 3 Banyumas. Beliau sangat mengharapkan agar permasalahan bisa diselesaikan secara internal terlebih dahulu. Hal itu sangat penting karena koperasi itu dari kita, untuk kita, dan kembali pada kita. Koperasi sehat akan memudahkan anggota untuk menggunakan jasa koperasi, misalnya melalui pinjaman. Semakin banyak pinjaman dan lancar pembayarannya, maka kesejahteraan anggota juga semakin meningkat.
Berikutnya, beliau mengajak semua ASN untuk meningkatkan kualitas madrasah dengan sungguh-sungguh. Dalam upaya tersebut, sangat diperlukan komitmen bersama, integritas, dedikasi, dan loyalitas yang tinggi. Sebagai ASN, kita harus melaksanakan kebijakan-kebijakan Kementerian Agama dan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupatren Banyumas. Dengan demikian, insya Allah ASN bisa bekerja dengan berkah, amanah, dan penuh tanggung jawab.
Sebelum mengakhiri pembinaan, beliau mengingatkan bahwa mulai Senin (31/1) PTM harus benar-benar tetap menerapkan 5 M secara ketat. Semua wajib memakai masker. Dan untuk vaksinasi, semua ASN tidak boleh ada yang menolak kecuali dengan alasan kesehatan. Apabila menolak vaksinasi dengan alasan selain alasan kesehatan, itu tidak benar karena vaksinasi merupakan program pemerintah.
Pembinaan diakhiri dengan harapan semua ASN MAN 3 Banyumas selalu sehat dan bersemangat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab.
(Tim Media MAN 3 Banyumas)
