HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Koordinasi dengan Bimas Kemenag Banyumas Terkait Kerja Sama dengan RS Ortopedi Purwokerto

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melakukan koordinasi dengan Kantor Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Koordinasi tersebut membahas rencana kerja sama bidang Bimas dengan Rumah Sakit Ortopedi Purwokerto sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat. Jumat (25/09)

Koordinasi menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terkait bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan melalui kerja sama antara Kementerian Agama dan pihak rumah sakit. Pembahasan diarahkan pada kemungkinan kolaborasi dalam bidang pembinaan keagamaan, edukasi, serta pelayanan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pasien, keluarga pasien, maupun lingkungan sekitar rumah sakit.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Bimas penting dilakukan agar setiap rencana kerja sama dapat berjalan sesuai tugas dan fungsi. “Kami melakukan koordinasi untuk menyamakan langkah dan memperoleh arahan terkait rencana kerja sama dengan RS Ortopedi Purwokerto. Harapannya, sinergi ini dapat menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zainur.

Sementara itu, staf Bimas Kemenag Kabupaten Banyumas menyambut baik komunikasi yang dilakukan oleh Penyuluh Agama KUA Wangon. Menurutnya, koordinasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kerja sama agar memiliki arah dan tujuan yang jelas. “Kami mendukung adanya komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Setiap rencana kerja sama perlu dikoordinasikan dengan baik agar pelaksanaannya sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui koordinasi tersebut, Penyuluh Agama KUA Wangon bersama Bimas Kemenag Banyumas berharap rencana kerja sama dengan RS Ortopedi Purwokerto dapat ditindaklanjuti secara terarah. Sinergi lintas lembaga diharapkan semakin memperkuat peran Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan dan pelayanan keagamaan yang hadir di tengah kebutuhan masyarakat.(srf)