Penyuluh Cilongok Hadirkan Parenting Inspiratif Sebagai Ruang Belajar Kader Fatayat Ranting Pageraji

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Kegiatan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cilongok kembali menghadirkan edukasi keluarga melalui program parenting berkolaborasi dengan Fatayat Ranting Pageraji bertajuk RAHMAT (Rahasia Mendidik Anak Tangguh dan Berakhlak Mulia). Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para orang tua dalam membangun generasi yang kuat secara mental sekaligus berakhlakul karimah. Jumat (20/02)

Bertempat di wilayah Pageraji, kegiatan ini menghadirkan tim penyuluh sebagai narasumber dengan materi yang komprehensif. Materi pertama disampaikan oleh Mohamad Faizi, yang mengupas tentang cara mendidik anak sesuai syariat Islam, menekankan pentingnya keteladanan, pembiasaan ibadah, serta komunikasi yang penuh kasih sayang dalam keluarga.

Materi kedua disampaikan oleh Siti Juariyah, dari perspektif psikologi dengan tema “Ruang Aman bagi Anak”. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya menghadirkan lingkungan rumah yang nyaman, bebas dari kekerasan verbal maupun fisik, serta membangun kedekatan emosional agar anak tumbuh percaya diri dan tangguh.

Sementara itu, materi ketiga oleh Ita Rokhyani, mengangkat tema “Problem solving realita Kehidupan Rumah Tangga”. Ia memaparkan berbagai dinamika rumah tangga yang kerap terjadi serta solusi penyelesaiannya secara bijak dan islami, sehingga keluarga tetap harmonis dan menjadi fondasi kuat bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta. Interaksi aktif terlihat saat sesi tanya jawab dan diskusi, yang menjadi penutup rangkaian acara. 

Kolaborasi ini menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para orang tua. Melalui perpaduan materi keagamaan, psikologi, dan realita kehidupan rumah tangga, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pola asuh anak. Penyampaian materi dari berbagai sudut pandang memberikan bekal yang seimbang antara nilai-nilai syariat, pendekatan psikologis, serta solusi praktis dalam menghadapi dinamika keluarga.

Sinergi antara penyuluh agama dan Fatayat Pageraji juga memperkuat jejaring dakwah dan pemberdayaan perempuan di tingkat ranting. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama yang membangun kesadaran bahwa mendidik anak tangguh dan berakhlak mulia bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi gerakan bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.