Penyuluh KUA Wangon Takziah ke Kediaman Penyuluh KUA Kemranjen
Oleh KUA Wangon
Banyumas -- Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melakukan takziah ke kediaman Chusaini, Penyuluh Agama KUA Kemranjen, yang sedang berduka atas meninggalnya putri tercinta. Kehadiran tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ungkapan belasungkawa dari keluarga besar KUA Wangon kepada rekan kerja yang tengah mengalami musibah. Senin (07/09)
Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan dan kekeluargaan. Para penyuluh menyempatkan diri untuk menyampaikan ucapan belasungkawa serta mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kehadiran rekan sejawat diharapkan dapat memberikan sedikit kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Zainur menyampaikan bahwa takziah merupakan wujud nyata kepedulian dan persaudaraan sesama rekan kerja. “Kami datang untuk menyampaikan duka cita secara langsung kepada Pak Chusaini dan keluarga. Semoga almarhumah mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ungkapnya.
Menurut Zainur, hubungan antarpenyuluh dan pegawai KUA tidak hanya sebatas urusan kedinasan, tetapi juga perlu dibangun dengan rasa persaudaraan. “Ketika ada rekan yang mendapatkan musibah, sudah selayaknya kita hadir untuk memberikan dukungan. Semoga silaturahmi dan kepedulian seperti ini terus terjaga di antara keluarga besar KUA,” tuturnya.
Kegiatan takziah tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah dan solidaritas antarpegawai KUA di wilayah Banyumas. Keluarga besar KUA Wangon turut mendoakan agar keluarga Chusaini diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan serta senantiasa mendapat ketenangan dan keberkahan dari Allah SWT.(srf)
