Penyuluh Silaturahmi Jenguk Mantan Kepala KUA Wangon Periode 2003–2008 yang Sedang Sakit
Banyumas – Sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada para pendahulu, Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, bersilaturahmi menengok H. Mahbub Sudasti, mantan Kepala KUA Wangon periode 2003–2008, yang sedang sakit di kediamannya di Desa Tipar, Kecamatan Rawalo. Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian sekaligus upaya menjaga tali silaturahmi dengan sosok yang pernah mengabdikan diri dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran Sarif diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan semangat bagi beliau dalam menjalani masa pemulihan. Selasa (13/10)
Dalam suasana penuh kekeluargaan, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan doa dan memberikan perhatian kepada H. Mahbub Sudasti. Silaturahmi kepada mantan pimpinan merupakan salah satu cara untuk menghargai jasa dan pengabdian para pendahulu yang telah ikut membangun pelayanan KUA. Pengalaman serta keteladanan mereka menjadi bagian berharga dari perjalanan pelayanan keagamaan yang terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
Sarif menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bentuk rasa hormat kepada sosok yang pernah memimpin KUA Wangon dan mengabdikan diri bagi masyarakat. “Kami datang untuk bersilaturahmi, mendoakan, dan memberikan semangat kepada Bapak H. Mahbub Sudasti agar diberi kesabaran, kekuatan, serta kesembuhan oleh Allah SWT. Semoga silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa hubungan kekeluargaan dan penghargaan kepada para pendahulu harus terus dijaga,” ungkap Sarif.
H. Mahbub Sudasti menyambut baik perhatian dan kunjungan tersebut. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Sarif untuk datang menjenguk dan mendoakannya. “Saya berterima kasih atas perhatian dan kunjungan ini. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan keluarga besar KUA Wangon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam bertugas, serta kekuatan untuk terus melayani masyarakat,” ungkap H. Mahbub Sudasti.
Kunjungan ini menjadi pengingat pentingnya merawat hubungan antargenerasi dalam lingkungan kerja, terutama dengan para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi pelayanan keagamaan. KUA Wangon diharapkan terus menumbuhkan budaya saling peduli, menghormati, dan mendoakan, baik kepada rekan kerja yang masih aktif maupun para mantan pimpinan. Semoga H. Mahbub Sudasti segera diberikan kesembuhan dan kesehatan oleh Allah SWT sehingga dapat kembali menjalani aktivitas dengan baik.(srf)
