Ramadhan Kian Dekat, Saatnya Membersihkan Hati dan Memperbaiki Diri
Oleh KUA JATILAWANG
Purwokerto – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, RRI Purwokerto kembali menghadirkan program Santapan Rohani pada 12 Februari 2026 dengan tema “Menata Hati, Menyongsong Ramadhan.” Tausiyah tersebut disampaikan oleh Abdul Khanan, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, yang mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki bulan penuh berkah.
Dalam siarannya, Abdul Khanan menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar momentum tahunan, tetapi kesempatan emas untuk meraih ampunan dan peningkatan kualitas iman. Karena itu, persiapan yang utama bukanlah pada aspek lahiriah, melainkan pada kebersihan hati dan kesungguhan amal.
Ia memaparkan tujuh langkah persiapan menyambut Ramadhan. Pertama, meluruskan niat dan memperbanyak doa, termasuk doa agar dipertemukan dengan Ramadhan. Kedua, memperbanyak istighfar dan taubat sebagaimana perintah Allah dalam QS. At-Tahrim ayat 8 tentang taubat nasuha.
Ketiga, melatih diri dengan puasa sunnah seperti Senin dan Kamis, mengingat amal manusia diperiksa pada hari tersebut sebagaimana hadis riwayat Tirmidzi. Keempat, membiasakan membaca Al-Qur’an, karena Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 185).
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya menjaga lisan dan memperbaiki akhlak, mengingat sabda Nabi bahwa Allah tidak membutuhkan puasa seseorang yang tidak meninggalkan perkataan dusta (HR. Bukhari). Ia juga mengingatkan agar memperbaiki hubungan dengan sesama, tidak menyimpan permusuhan, serta membiasakan sedekah sejak sebelum Ramadhan agar hati lebih ringan berbagi ketika bulan suci tiba.
Melalui siaran tersebut, Abdul Khanan mengajak pendengar RRI Purwokerto untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri. “Persiapan Ramadhan adalah persiapan iman, persiapan hati, dan persiapan amal,” pesannya.
Program Santapan Rohani ini diharapkan menjadi penguat spiritual masyarakat Banyumas dan sekitarnya, sehingga Ramadhan yang akan datang dapat dijalani dengan kesadaran, kesiapan, dan semangat meraih keberkahan secara optimal. (KgHann)
