Sentuhan Hati di MT Al-Huda: Menjemput Keikhlasan di Bulan Suci
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khusyuk menyelimuti Majelis Taklim Al-Huda pagi ini. Bukan sekadar rutinitas, kehadiran para jamaah kali ini adalah untuk mereguk ilmu dalam tajuk penyuluhan "Amaliyah Ramadhan: Ikhlas Beramal Sholeh" yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama KUA Gumelar. Jumat (27/02)
Menghadirkan sosok pemateri yang lugas namun menyentuh, Warto Amirudin, suasana pengajian menjadi hidup dengan diskusi yang interaktif. Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar, melainkan momentum "pembersihan" niat dalam setiap derap langkah ibadah.
Dalam paparannya, Warto Amirudin menjelaskan bahwa kualitas amal di bulan Ramadhan sangat ditentukan oleh apa yang tersembunyi di dalam hati.
"Beramal sholeh itu penting, tapi menjaga keikhlasan di dalamnya adalah perjuangan yang sesungguhnya. Jangan sampai lelah kita berpuasa hanya berujung haus, dan lelah kita beribadah hanya berujung pujian manusia," ujar Warto di hadapan para jamaah yang antusias.
Poin Penting Penyuluhan:
- Makna Ikhlas: Mengulas cara memurnikan niat hanya karena Allah SWT.
- Amalan Unggulan: Tips memaksimalkan ibadah sunnah di bulan Ramadhan tanpa rasa pamer (Riya).
- Konsistensi (Istiqomah): Bagaimana menjaga semangat beramal tetap membara bahkan setelah Ramadhan usai.
Kegiatan ini disambut hangat oleh warga sekitar. Kehadiran penyuluh dari KUA Gumelar dianggap sebagai "siraman rohani" yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempertebal spiritualitas di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.
Dengan bahasa yang membumi, Warto Amirudin berhasil menyederhanakan konsep teologis yang dalam menjadi panduan praktis yang bisa langsung diterapkan oleh jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon agar setiap butir peluh dan setiap detik ibadah di bulan suci ini diterima sebagai amal sholeh
