Waspada Penipuan Digital, Penyuluh KUA Edukasi PKK
Jatilawang - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dwi Astuti, mengikuti kegiatan rutin pertemuan PKK RW 3 Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan RW 3 Desa Adisara dan diikuti oleh para anggota PKK serta masyarakat setempat. Pertemuan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Rabu (07/10)
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Astuti, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang saat ini semakin beragam. Menurutnya, perkembangan teknologi dan kemudahan komunikasi melalui WhatsApp perlu diimbangi dengan sikap hati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Dwi Astuti, secara khusus mengingatkan bahwa calon pengantin juga dapat menjadi salah satu sasaran penipuan, terutama melalui pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pihak tertentu dan berkaitan dengan administrasi, pendaftaran, dokumen pernikahan, maupun layanan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pesan yang diterima, terlebih apabila terdapat permintaan uang, data pribadi, kode OTP, maupun informasi penting lainnya.
Masyarakat juga diingatkan agar selalu mencari tahu dan memastikan kebenaran setiap informasi sebelum mengambil tindakan. Apabila menerima pesan yang dirasa mencurigakan, masyarakat dapat melakukan klarifikasi kepada pihak atau instansi yang berwenang melalui saluran komunikasi resmi. Sikap tidak terburu-buru dan melakukan verifikasi menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan.
Selain memberikan edukasi, kehadiran Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan PKK tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan pendampingan kepada masyarakat. Penyuluhan tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial kemasyarakatan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pertemuan rutin PKK RW 3 Desa Adisara berjalan dengan lancar hingga selesai. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin aktif, kompak, dan peduli terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar serta mampu menjadi masyarakat yang cerdas, bijak, dan waspada dalam menerima informasi, khususnya di era komunikasi digital.
