HUT RI #81

Wujudkan Tata Kelola BMN yang Akuntabel, Pegawai KUA Somagede Bahu-Membahu Ukur Ulang Ruangan Kantor

KUA Somagede
KUA Somagede
03 Jul 2026
10x dibaca
SHARE

Somagede – Dalam upaya mewujudkan tertib administrasi dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang transparan, jajaran pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede bergerak cepat melakukan aksi nyata. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung atas surat edaran dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas tertanggal 29 Juni 2026 terkait permintaan pendataan bangunan, denah, dan ukuran ruangan. Kamis (02/07)

Langkah proaktif ini sejalan dengan agenda besar Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dalam melakukan Optimalisasi Pengelolaan BMN. Ke depan, data riil hasil pengukuran ini akan dijadikan acuan utama dalam penyusunan denah per ruangan yang akurat di KUA Somagede.

Suasana gotong royong begitu kental terlihat sejak pagi. Tanpa sekat tugas operasional harian, seluruh pegawai KUA Somagede tampak kompak memegang meteran, menyusuri sudut demi sudut gedung, serta mencatat detail ukuran setiap ruangan. Mulai dari ruang pelayanan utama, ruang balai nikah, hingga ruang staf, semua diukur ulang dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Kepala KUA Somagede menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif di atas kertas. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen institusi di tingkat kecamatan untuk mendukung terciptasnya tata kelola aset negara yang akuntabel dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Setiap jengkal aset negara yang diamanahkan kepada kita harus tercatat dengan baik. Denah yang presisi akan sangat membantu KPKNL dalam memetakan potensi serta mengoptimalisasi fungsi gedung KUA demi kenyamanan pelayanan masyarakat," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dengan adanya pendataan yang tertib dan akurat ini, KUA Somagede siap melangkah menuju standar baru pengelolaan birokrasi yang lebih modern, bersih, dan bertanggung jawab. Hasil dari kerja bersama ini nantinya akan segera dilaporkan ke Kemenag Banyumas untuk diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan aset yang lebih luas. (NurY)