HUT RI #81

Angkat Budaya Lokal Berbasis AI, Tim Riset MTsN 2 Banyumas Sukses Presentasikan Proposal Penelitian

M
MTSN2 Banyumas
16 Okt 2026
12x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 17-10-2026 18:55
SHARE

Banyumas – Tim peneliti muda dari MTsN 2 Banyumas kembali menunjukkan kualitas dan inovasinya di panggung kompetisi ilmiah nasional. Mengusung tema Sustainable Development Goals (SDGs), tim riset MTsN 2 Banyumas sukses mempresentasikan proposal penelitian mereka secara daring melalui platform Zoom Meeting di hadapan dewan juri pada ajang KOMPRESSIANA (Kompetisi Proposal Riset Siswa Indonesia) di ruang multimedia gedung baru. Jumat (16/10)

Penelitian yang dibawakan oleh dua murid berprestasi, Nuri Rifda Afifah (Kelas 8A) dan Auriza Fahmi Abimanyu (Kelas 8D) serta pembimbing M.Yusuf Rabil dan Marizka Noviana Dewi, mengusung judul "Transformasi Babad Banyumas Melalui Komik Edukatif Berbantuan AI untuk Meningkatkan Kesadaran Local Wisdom MTsN 2 Banyumas". Gagasan ini memadukan kearifan lokal sejarah Babad Banyumas dengan pemanfaatan teknologi modern Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran interaktif yang relevan dengan generasi digital.

Waka Kesiswaan MTsN 2 Banyumas, Tri Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi serta dukungannya atas dedikasi dan capaian yang telah diraih oleh para siswa. "Kami sangat bangga atas kerja keras dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh tim riset MTsN 2 Banyumas. Capaian hingga tahap presentasi proposal di tingkat nasional ini merupakan bukti nyata bahwa siswa-siswi kita tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis serta berinovasi. Madrasah akan terus memberikan dukungan penuh agar tim ini dapat melangkah lebih jauh dan meraih prestasi terbaik," ujar Tri Hidayat.

Sementara itu, Pembimbing Riset, M. Yusuf Rabil, mengungkapkan bahwa ide penelitian ini lahir dari kepedulian terhadap pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi. "Melalui pendampingan yang intensif, kami mendorong siswa untuk mengawinkan nilai-nilai sejarah Babad Banyumas dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar generasi muda lebih tertarik memelajari local wisdom mereka sendiri. Saat presentasi tadi, para siswa mampu menjawab dan mempertahankan argumentasi proposalnya dengan sangat baik di hadapan dewan juri," tutur Rabil.

Dukungan penuh dan rasa bangga juga disampaikan oleh Kepala MTsN 2 Banyumas, Jumadi. Ia menegaskan komitmen madrasah dalam mewadahi serta menumbuhkembangkan bakat dan budaya riset di lingkungan madrasah. "Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang berkarakter, berbudaya, namun tetap adaptif terhadap kemajuan teknologi global sejalan dengan semangat SDGs. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah berjuang. Semoga perjuangan ini membawa hasil manis dan menginspirasi seluruh civitas akademika MTsN 2 Banyumas," pukas Jumadi.

Melalui presentasi ini, diharapkan proposal riset tersebut dapat lolos ke tahap selanjutnya dan memberikan kontribusi nyata dalam melestarikan warisan budaya Banyumas melalui pendekatan teknologi masa kini.(Ning/twm)