Banggakan Indonesia! Siswa MIN 1 Banyumas Sapu Bersih Tiga Gelar Juara di Robotic International Singapore 2026

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

Singapura – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh siswa-siswi MIN 1 Banyumas di kancah internasional. Empat siswa berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih tiga gelar juara pada Lomba Robotic International di Singapura yang diselenggarakan pada 26 – 30 Juni 2026. Sabtu (27/06)

Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai negara tersebut, tim MIN 1 Banyumas berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai kategori lomba. Prestasi yang diraih meliputi Juara 1 Sumo Robot 500 gram diraih oleh Rafardhan Athalla dan Erland Shaarawy Nuramadani, Juara 1 Robot Soccer diraih oleh Ryugi Dwinandito dan Zeyhan Muhammad Nabhan, serta Juara 1 Merakit Robot Panel Surya diraih oleh Rafardhan Athalla, Zeyhan Muhammad Nabhan, Erland Shaarawy Nuramadani, dan Ryugi Dwinandito.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing secara global dalam bidang sains, teknologi, dan robotika. Dengan kerja sama tim, kreativitas, serta ketekunan selama proses latihan, mereka berhasil mengungguli peserta dari berbagai negara dan membawa pulang tiga trofi juara pertama.

Kepala MIN 1 Banyumas, Mahruri, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa para siswanya. "Alhamdulillah, prestasi ini merupakan anugerah Allah Swt. sekaligus buah dari kerja keras siswa, pembimbing, guru, dan dukungan penuh orang tua. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa MIN 1 Banyumas untuk terus berprestasi, berani bermimpi besar, serta siap bersaing di tingkat internasional. Madrasah telah membuktikan bahwa mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter, berprestasi, dan mendunia."

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Banyumas. "Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh madrasah untuk terus berinovasi dan mencetak peserta didik yang mampu bersaing di tingkat internasional."

Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) SD/MI Purwokerto Timur, Hidayaturahmah, yang turut mendampingi dan mengawal kontingen MIN 1 Banyumas sejak keberangkatan dari Indonesia hingga pelaksanaan lomba di Singapura, turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perjuangan para siswa. "Alhamdulillah, saya menyaksikan secara langsung bagaimana anak-anak berjuang sejak masa persiapan, keberangkatan, hingga bertanding di Singapura. Mereka menunjukkan semangat, disiplin, dan mental juara yang luar biasa. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras siswa, pembimbing, dukungan orang tua, serta komitmen madrasah dalam membina potensi peserta didik. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh tim robotik MIN 1 Banyumas. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional."

Pembimbing tim robotik, Wahyudi, dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan bahwa keberhasilan para siswa merupakan hasil latihan yang konsisten dan semangat belajar yang luar biasa. "Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, disiplin dalam berlatih, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Mereka mampu bekerja sama dengan baik dalam tim dan terus melakukan evaluasi hingga menghasilkan performa terbaik saat kompetisi. Saya bangga bisa mendampingi mereka meraih prestasi di tingkat internasional."

Salah satu perwakilan peserta, Ryugi Dwinandito, mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama saat pengumuman disampaikan pada 27 Juni 2026 kemarin. "Kami sangat senang dan bersyukur. Selama persiapan kami berlatih dengan sungguh-sungguh bersama pembimbing dan guru. Kami merasa bangga karena bisa membawa nama MIN 1 Banyumas dan Indonesia. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi teman-teman untuk terus belajar dan berani mengikuti kompetisi internasional."

Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi MIN 1 Banyumas dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang sains dan teknologi. Keberhasilan di Singapura semakin mengukuhkan komitmen madrasah untuk mewujudkan visi "Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia", sekaligus membuktikan bahwa siswa madrasah Indonesia mampu berdiri sejajar dengan pelajar terbaik dari berbagai negara.