Bangun Rumah Tangga Kokoh: KUA Sumpiuh Bekali Catin 5 Pilar Perkawinan untuk Cegah Stunting
Oleh KUA SUMPIUH
Sumpiuh – Bertempat di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin (catin). Kegiatan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Siti Nurkharisah Candrawati, dengan peserta pasangan catin, Zamzami Akhlaqul Islam dan Ita Amalia yang berasal dari Desa Banjarpanepen. Selasa (30/06)
Dalam sesi bimbingan tersebut, materi berfokus pada tema besar: "5 Pilar Perkawinan yang Kuat sebagai Modal Terbentuknya Generasi yang Tangguh dan Terbebas dari Stunting."
Siti Nurkharisah menekankan bahwa sebuah pernikahan yang kokoh tidak hanya dibangun di atas landasan cinta, melainkan juga komitmen kuat yang tertuang dalam lima pilar perkawinan, yaitu:
-
Zawaj (Berpasangan): Memandang pasangan sebagai mitra sejajar.
-
Mitsaqan Ghalizhan (Janji Kokoh): Mengingat kembali sakralnya ikatan pernikahan di hadapan Allah SWT.
-
Mu'asyarah bil Ma'ruf (Saling Memperlakukan dengan Baik): Menjaga komunikasi dan sikap yang santun dalam rumah tangga.
-
Musyawarah: Menyelesaikan setiap persoalan domestik secara berdiskusi dan mufakat.
-
Taradhin (Saling Ridha/Rela): Menciptakan ketenteraman jiwa tanpa ada paksaan satu sama lain.
"Lima pilar ini adalah fondasi utama. Jika fondasi rumah tangganya kuat, maka ketahanan keluarga akan terjaga. Keluarga yang bahagia dan terencana adalah kunci utama dalam melahirkan serta mengasuh generasi masa depan yang sehat secara fisik dan mental," ujar Siti Nurkharisah di sela-sela penyampaian materi.
Selain kesiapan mental dan spiritual, bimbingan ini juga secara khusus menyoroti pentingnya kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi keluarga. Pasangan Zamzami dan Ita diajak untuk memahami bahwa pencegahan stunting (tengkes) pada anak harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa sebelum kehamilan (prakonsepsi).
Melalui pemahaman yang utuh mengenai pola asuh, nutrisi yang baik, dan lingkungan keluarga yang harmonis (bebas dari stres), diharapkan pasangan baru ini mampu melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.
Kegiatan Binwin Mandiri ini berjalan dengan khidmat dan interaktif. Pasangan Zamzami Akhlaqul Islam dan Ita Amalia menyambut baik pembekalan ini sebagai modal berharga mereka dalam mengarungi bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
