HUT RI #81

Hadapi Kemarau Panjang, Penyuluh KUA Sokaraja Sampaikan Tausiyah Tata Cara Salat Istisqa

KUA Sokaraja
KUA Sokaraja
14 Okt 2026
11x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 14-10-2026 17:35
SHARE

Sokaraja — Menghadapi musim kemarau panjang, Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, Akhmad Arifudin, memberikan tausiyah tentang kaifiyah (tata cara) Salat Istisqa kepada jamaah Majelis Ta’lim Al Hikmah, warga RW 1 Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja, dalam kegiatan pembinaan di desa binaan. Rabu (14/10)

Dalam tausiyahnya, Akhmad Arifudin menjelaskan bahwa Salat Istisqa merupakan salah satu ikhtiar umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi kehidupan.

Jamaah juga diajak memperbanyak istigfar, bertobat, berdoa, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menjaga kelestarian lingkungan dan menggunakan air secara bijak.

Allah SWT berfirman dalam QS. Nuh ayat 10–11:

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu.”

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa istigfar dan pertobatan merupakan amalan yang dianjurkan dalam memohon rahmat Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, jamaah diharapkan semakin meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam menghadapi kemarau panjang. Ikhtiar lahir melalui kepedulian terhadap lingkungan hendaknya diiringi ikhtiar batin melalui doa dan ibadah.