Intip Kesibukan Penyuluh Input Dokumen Duplikat Nikah
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Peran Penyuluh Agama Fungsional di Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon kini tidak lagi sebatas memberikan bimbingan kerohanian atau penyuluhan di tengah masyarakat. Di balik layar, mereka juga mengambil peran aktif dalam memperkuat tertib administrasi kantor. Salah satu kesibukan yang tengah gencar dilakukan adalah penataan ulang dan penginputan data dokumen duplikat buku nikah guna memastikan seluruh arsip digital maupun fisik terintegrasi dengan akurat. Selasa (30/06)
Aktivitas ini menjadi sangat krusial mengingat dokumen duplikat nikah merupakan instrumen penting bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan pada buku nikah asli mereka. Penyuluh tampak teliti memeriksa lembar demi lembar formulir lama, mencocokkan data nomor register, hingga memasukkannya ke dalam sistem digital. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pelayanan publik serta meminimalisasi potensi tumpang tindih data di kemudian hari.
Di sela-sela kesibukannya menyortir berkas, Ni'mah, salah seorang Penyuluh Agama di KUA Wangon, menjelaskan bahwa keterlibatan mereka dalam pembenahan administrasi ini merupakan wujud dedikasi untuk memberikan pelayanan yang prima dan paripurna kepada masyarakat. Menurutnya, akurasi dokumen sama pentingnya dengan membimbing mental dan spiritual warga.
"Tugas kami sebagai penyuluh memang bersentuhan langsung dengan masyarakat, namun menjaga validitas data di dalam kantor juga merupakan bagian dari ibadah dan pelayanan. Dengan menata ulang dokumen duplikat ini, kami ingin memastikan bahwa hak-hak sipil warga Wangon tercatat dengan aman dan bisa diakses dengan cepat saat dibutuhkan," ujar Ni'mah.
Upaya kolaboratif yang ditunjukkan oleh para penyuluh ini mendapat respons positif karena mampu memotong waktu tunggu masyarakat yang sedang mengurus administrasi perkawinan. Dengan adanya pemutakhiran data yang rapi, KUA Wangon semakin memantapkan posisinya sebagai instansi yang tidak hanya humanis dalam bimbingan keagamaan, tetapi juga profesional, modern, dan tanggap dalam pengelolaan administrasi kependudukan. (jhr)
