HUT RI #81

KUA Wangon Aktif Catat Hasil Rakor Pencegahan Stunting dan Pembahasan Sasaran MBG

K
KUA Wangon
09 Okt 2026
11x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 09-10-2026 17:08
SHARE

Banyumas – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Stunting dan pembahasan sasaran penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini menjadi sarana koordinasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Jumat (09/10)

Dalam rakor tersebut, Camat Wangon menyampaikan pentingnya koordinasi dan kerja sama seluruh unsur terkait agar program pencegahan stunting dapat berjalan secara optimal. Pendataan sasaran yang tepat, pemantauan pelaksanaan program, serta keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan intervensi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain membahas langkah-langkah pencegahan stunting, rakor juga menyoroti sasaran program MBG agar pelaksanaannya dapat menjangkau kelompok penerima manfaat secara tepat. Melalui pembahasan bersama, setiap instansi diharapkan dapat berkontribusi sesuai dengan tugas dan kewenangannya sehingga program pemerintah dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

KUA Wangon mengikuti jalannya rakor dengan seksama dan rajin mencatat berbagai hasil pembahasan, arahan, serta informasi yang disampaikan oleh Camat Wangon dan peserta lainnya. Pencatatan tersebut menjadi bagian penting dalam dokumentasi kegiatan sekaligus sebagai bahan koordinasi dan tindak lanjut sesuai dengan peran KUA dalam mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Murti, perwakilan KUA Wangon, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam rakor merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam mencegah stunting dan menyukseskan program pemerintah. “Kami berupaya mencatat setiap arahan dan hasil koordinasi dengan baik agar informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan tindak lanjut. Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk dalam membangun keluarga yang sehat, meningkatkan pemahaman calon pengantin, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ungkapnya.

Melalui sinergi lintas sektor, KUA Wangon berharap upaya pencegahan stunting dan pelaksanaan program MBG dapat berjalan semakin efektif demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan berkualitas.(srf)