HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Gelar Bimluh di MT Fatimatuzzahra Wlahar, Angkat Tema Anti Korupsi

K
KUA Wangon
09 Okt 2026
6x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 09-10-2026 16:50
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Fatimatuzzahra, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon. Kegiatan ini mengangkat tema anti korupsi sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Jumat (09/10)

Dalam penyampaian materinya, Joharulloh, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menjelaskan bahwa perilaku anti korupsi harus ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai agama mengajarkan umat Islam untuk menjauhi perbuatan curang, penyalahgunaan amanah, serta mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.

“Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga berkaitan erat dengan moral dan akhlak. Islam mengajarkan kita untuk selalu jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Karena itu, sikap anti korupsi perlu dimulai dari diri sendiri melalui kebiasaan berkata benar, bersikap adil, dan tidak mengambil hak orang lain,” ungkap Joharulloh.

Jamaah MT Fatimatuzzahra Wlahar menyambut baik materi yang disampaikan karena memberikan pemahaman bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama. Menurut jamaah, nilai kejujuran dan amanah perlu dibiasakan dalam keluarga, termasuk dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan menghormati hak orang lain.

Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Wangon berharap jamaah MT Fatimatuzzahra Wlahar semakin memahami pentingnya membangun budaya anti korupsi yang berlandaskan nilai-nilai agama. Penyuluhan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat akhlak mulia, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang jujur, amanah, dan berintegritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(srf)