Wujud Birrul Walidain, Penyuluh Pimpin Doa Bersama dan Berikan Penyuluhan dalam Rutinan Keluarga Besar Bani Sobari
Banyumas – Sebagai wujud nyata birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua, Penyuluh Agama Islam turut berperan dalam kegiatan rutinan Keluarga Besar Bani Sobari melalui doa bersama dan penyuluhan keagamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kesadaran keluarga akan pentingnya berbakti kepada orang tua dan menjaga keharmonisan antarsesama anggota keluarga. Jumat (09/10)
Kegiatan rutinan tersebut diikuti oleh keluarga besar Bani Sobari dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh memimpin doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kerukunan bagi seluruh anggota keluarga.
Doa juga menjadi sarana mengenang jasa dan pengorbanan orang tua serta memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi mereka yang telah mendahului.
Selain memimpin doa, Penyuluh Agama Islam juga memberikan penyuluhan tentang makna birrul walidain.
Disampaikan bahwa berbakti kepada kedua orang tua tidak hanya diwujudkan melalui pemberian materi, tetapi juga dengan tutur kata yang santun, perhatian yang tulus, kepedulian terhadap kebutuhan mereka, serta doa yang senantiasa dipanjatkan, baik ketika orang tua masih hidup maupun setelah wafat.
Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 23 yang Artinya: “Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.”
Penyuluh menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus. Oleh karena itu, tradisi rutinan keluarga hendaknya tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi sarana saling mengingatkan dalam kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para orang tua dan leluhur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga besar Bani Sobari semakin kokoh dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap anggota keluarga, dan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman kehidupan sehari-hari.
Kegiatan doa bersama dan penyuluhan keagamaan ini diharapkan memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman keluarga tentang pentingnya birrul walidain, tumbuhnya semangat saling menghormati antargenerasi, serta semakin eratnya ikatan silaturahmi keluarga besar Bani Sobari. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan tidak hanya disampaikan dalam forum pengajian, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan keluarga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
