Matangkan Persiapan Khotmil Quran Akhir Oktober, Penyuluh, Staf Yantah, dan Kepolisian Gelar Koordinasi di Lapas Purwokerto
Banyumas — Memasuki tahapan akhir persiapan agenda akbar Khotmil Qur'an bagi warga binaan, tim Penyuluh Agama Islam menggelar rapat koordinasi strategis bersama Staf Pelayanan Tahanan (Yantah) dan pihak kepolisian di teras Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Purwokerto, Kamis (08/10).
Diskusi yang berlangsung hangat di teras masjid tersebut dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam Suroso beserta tim, Staf Yantah Lapas Kelas IIA Purwokerto Febri, serta perwakilan pihak kepolisian. Pertemuan lintas sektoral ini ditujukan untuk menyinkronkan seluruh teknis pelaksanaan, jadwal, hingga skema pengamanan demi mensukseskan gelaran Khotmil Qur'an yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026.
Penyuluh Agama Islam, Suroso, menegaskan bahwa koordinasi erat ini sangat krusial untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, khidmat, dan terstruktur.
"Sinergi antara Penyuluh, pihak Lapas, dan Kepolisian adalah kunci utama. Pembinaan keagamaan yang telah berjalan intensif harus didukung dengan kesiapan teknis dan keamanan yang matang. Kami ingin memastikan warga binaan yang telah berlatih keras dapat mengikuti prosesi khotmil dengan lancar dan penuh khidmat di akhir Oktober nanti," ujar Suroso.
Staf Yantah Lapas Kelas IIA Purwokerto, Febri, menyambut positif kolaborasi aktif ini. Pihaknya mengapresiasi komitmen para penyuluh dan kepolisian yang terus mendampingi warga binaan dari tahap latihan hingga pemantapan acara.
"Kami dari jajaran Yantah siap mendukung penuh seluruh kebutuhan sarana dan prasarana. Koordinasi di teras masjid hari ini memperjelas pembagian peran masing-masing pihak sehingga persiapan menuju hari puncak berjalan makin solid," ungkap Febri.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh perwakilan pihak kepolisian yang hadir. Sinergi ini dipastikan tidak hanya menjamin keamanan selama acara berlangsung, tetapi juga membuktikan hadirnya negara dalam mendukung proses pembinaan mental kerohanian warga binaan.
Melalui koordinasi yang solid ini, gelaran Khotmil Qur'an akhir Oktober mendatang diharapkan menjadi momentum bersejarah yang berdampak besar bagi perubahan karakter, mentalitas, dan spiritualitas warga binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto.
