HUT RI #81

Ujian Madrasah Diniyah Bentuk Upaya Peningkatan Kualitas Keilmuan Santri

M
MTSN 1 Banyumas
15 Okt 2026
32x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 15-10-2026 17:13
SHARE

Purwokerto - Program Khusus Kelas Tahfidz Berasrama MTsN 1 Banyumas melaksanakan kegiatan Ujian Madrasah Diniyah (UMD) yang dilaksanakan selama 4 hari mulai hari Senin, 12 Oktober 2026 sampai dengan Kamis, 15 Oktober 2026 bertempat di ruang gedung kelas SBSN dan diikuti oleh seluruh santri kelas 7,8, dan 9. Kamis (15/10)

"Kegiatan Ujian Madrasah Diniyah merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap 4 bukan sekali sebagai tolak  ukur kemampuan santri dalam menguasai materi yang telah disampaikan oleh para Ustadz dan Ustadzah sesuai kurikukum yang telah ditentukan," ungkap Ari selaku Kordinator PK. 

Ali Nurdin selaku Kepala Madrasah menyampaikan pesan kepada seluruh santri agar mereka menyiapkan  diri dengan baik dalam menghadapi Ujian Madrasah Diniyah dengan cara belajar yang sungguh-sungguh, berdoa dan minta restu orang tua,
"Kepada semua peserta didik kelas tahfidz untuk menyiapkan diri menghadapi ujian Madrasah Diniyah, belajar yang sungguh sungguh, selalu berdoa minta restu pada orang tua, percaya diri, jujur, karena jujur adalah karakter utama yang kita terapkan,"  ungkapnya. 

Ujian Madrasah Diniyah meliputi berbagai materi yang diajarkan mulai dari Fikih, Akidah, Akhlak, dan Tajwid. Adapun kitab yang dikaji oleh para santri meliputi kitab Akhlakul Banin, Mabadil Fikih, Hidayatus Shibyan, Akidatul Awam, Ta'limul Muta'alim, Taisirul Kholaq, Safinatun Najah, dan juga tajwid. 

Ujian dilaksanakan setelah para santri melaksanakan sholat berjamaah, berdzikir, berdoa, dan membaca surat Al Waqi'ah. Waktu ujian mulai pukul 15.45 WIB sampai dengan 16.45 WIB. Hasil ujian akan diolah menjadi nilai raport yang nantinya akan diserahkan kepada wali santri saat kajian bulanan. 

Para santri mengikuti ujian dengan tertib dan antusias sesuai jadwal yang telah ditentukan,  "Semoga saya bisa mengerjakan soal ujian Madin dengan baik dan nilainya bagus," ungkap salah satu santri. (Ari/trm).