HUT RI #81

Bimluh MT Nurus Saadah Wangon Bahas Pencegahan Stunting dan Nikah Dini

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurus Sa’adah Wangon. Kegiatan tersebut membahas pentingnya pencegahan stunting sekaligus upaya mencegah pernikahan pada usia dini sebagai bagian dari pembinaan keluarga dan generasi muda. Selasa (06/10)

Dalam penyampaiannya, Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menjelaskan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, kesiapan calon pasangan dalam membangun keluarga, termasuk kesiapan kesehatan, pengetahuan, mental, dan ekonomi, menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran keluarga dan masyarakat. Karena itu, edukasi tentang kesehatan reproduksi, gizi, pola asuh, serta pentingnya mempersiapkan pernikahan secara matang perlu terus disampaikan,” ujar Sarif.

Selain membahas stunting, jamaah juga mendapatkan pemahaman mengenai dampak pernikahan dini. Sarif mengingatkan bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan lahir dan batin serta kemampuan menjalankan tanggung jawab sebagai suami maupun istri. Karena itu, usia dan kematangan menjadi hal yang perlu diperhatikan agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan dengan baik.

Jamaah MT Nurus Sa’adah menyambut baik materi yang disampaikan dalam kegiatan Bimluh tersebut. Mereka menilai pembahasan mengenai pencegahan stunting dan nikah dini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan praktis bagi keluarga, khususnya dalam mendampingi anak-anak dan remaja agar mampu mempersiapkan masa depan serta membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.(srf)