HUT RI #81

Penyuluh KUA Gumelar Tekankan Pentingnya Pondasi Agama dalam Wujudkan Keluarga Sakinah di MT Al-Ikhlas

K
KUA Gumelar
16 Okt 2026
11x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 16-10-2026 15:09
SHARE

Gumelar — Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan membentungi masyarakat dari berbagai tantangan era modern, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar, Kambali, hadir menjadi pembicara utama dalam pengajian rutin yang diselenggarakan di Majlis Taklim Al-Ikhlas, Gumelar. Jumat (16/10)

Pengajian yang mengusung tema "Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah di Era Digital" ini dihadiri oleh puluhan jamaah dengan antusiasme yang sangat tinggi. Suasana hangat, penuh keakraban, dan khidmat menyelimuti jalannya tausiyah sejak awal hingga akhir acara.

Dalam pemaparannya, Kambali menekankan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi penentu kualitas generasi mendatang. Bangunan keluarga yang kokoh tidak hanya diukur dari kecukupan materi, melainkan dari ketenangan jiwa (sakinah), rasa cinta (mawaddah), dan kasih sayang (rahmah) yang dilandasi nilai-nilai keagamaan.

"Keluarga sakinah tidak tercipta secara kebetulan, melainkan melalui proses perjuangan, komitmen, dan doa yang terus-menerus. Di tengah derasnya arus informasi dan modernisasi, agama harus dijadikan sebagai pedoman utama dan benteng pertahanan keluarga," ujar Kambali di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, beliau memaparkan tiga pilar penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga:

  1. Saling Pengertian dan Komunikasi Efektif: Komunikasi yang terbuka dan saling menghargai antara suami, istri, dan anak menjadi kunci penyelesaian setiap dinamika rumah tangga.

  2. Pemenuhan Hak dan Kewajiban Secara Seimbang: Menjalankan peran masing-masing sesuai tuntunan syariat Islam dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

  3. Keteladanan Orang Tua dalam Beragama: Orang tua hendaknya menjadi teladan utama (uswah hasanah) bagi anak-anak, terutama dalam hal ibadah, akhlak, dan penggunaan media digital secara bijak.

Tak hanya membahas pilar dasar rumah tangga, Kambali juga menyoroti tantangan pengasuhan anak (parenting) di era digital. Beliau mengingatkan agar para orang tua aktif mendampingi anak-anak dalam memanfaatkan teknologi agar tidak terjerumus pada dampak negatif media sosial.

"Teknologi adalah alat. Jika kita menggunakannya dengan landasan iman, ia akan membawa manfaat besar. Namun tanpa pengawasan dan benteng keagamaan, teknologi bisa merenggangkan hubungan antaranggota keluarga," tambahnya.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar dalam kegiatan majlis taklim ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KUA Gumelar dalam menghadirkan pelayanan bimbingan keagamaan yang dekat dan menyentuh langsung lapisan masyarakat.

Pengurus Majlis Taklim Al-Ikhlas menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pencerahan serta bimbingan yang disampaikan. Para jamaah berharap kegiatan pembinaan dan edukasi keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin guna mempererat silaturahmi sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan masyarakat di Kecamatan Gumelar.