HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Isi Pengajian Perdana dengan Materi Keistimewaan Salat Dua Rakaat

K
KUA Wangon
12 Okt 2026
6x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 12-10-2026 15:44
SHARE

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zain, mengisi pengajian perdana dengan menyampaikan materi bertajuk “Keistimewaan Salat Dua Rakaat, Ibadah yang Mencakup Wirid, Doa, dan Membaca Al-Qur’an.” Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Melalui pengajian tersebut, jamaah diajak memahami bahwa ibadah salat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui rangkaian amalan yang penuh makna. Senin (12/10)

Dalam penyampaiannya, Zain menjelaskan bahwa salat dua rakaat dapat menjadi ibadah yang istimewa apabila dilaksanakan dengan khusyuk, penuh keikhlasan, dan disertai pemahaman terhadap bacaan serta gerakannya. Setelah salat, umat Islam juga dapat melanjutkan dengan berwirid, memanjatkan doa, dan membaca Al-Qur’an. Rangkaian amalan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT sekaligus menumbuhkan ketenangan hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Zain menyampaikan bahwa kualitas ibadah tidak semata-mata diukur dari banyaknya amalan, tetapi juga dari keikhlasan, kesungguhan, dan konsistensi dalam melaksanakannya. “Salat dua rakaat yang dilakukan dengan khusyuk dan penuh penghayatan dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan ibadah yang lebih baik. Ketika dilanjutkan dengan wirid, doa, dan membaca Al-Qur’an, kita memiliki kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Zain.

Para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon mendukung kegiatan pengajian sebagai bagian dari upaya pembinaan keagamaan masyarakat secara berkelanjutan. Pengajian perdana ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong jamaah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bimbingan dan penyuluhan keagamaan, masyarakat diharapkan semakin termotivasi menjaga salat, membiasakan zikir, memperbanyak doa, serta meluangkan waktu untuk membaca dan memahami Al-Qur’an.

Melalui pengajian perdana ini, KUA Wangon terus berupaya memperkuat peran penyuluh dalam memberikan edukasi dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Materi tentang keistimewaan salat dua rakaat diharapkan menjadi pengingat bahwa kedekatan kepada Allah SWT dapat dibangun melalui ibadah yang dilakukan secara ikhlas, tertib, dan istiqamah. Dengan meningkatnya kesadaran beribadah, diharapkan tumbuh masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan mampu menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. (Sto)