HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Silaturahmi kepada KH Nasikhun di Adisara Jatilawang, Wujud Bakti kepada Kiai

K
KUA Wangon
12 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 12-10-2026 16:56
SHARE

Wangon – Syarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, melaksanakan silaturahmi kepada KH Nasikhun di Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan dan bakti kepada kiai sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam membimbing umat serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Silaturahmi tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara penyuluh agama dengan para ulama dalam mendukung pembinaan kehidupan beragama yang harmonis. Senin (12/10)

Dalam tradisi keislaman, silaturahmi kepada kiai tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga kesempatan untuk memperoleh nasihat, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai akhlak. Sosok kiai memiliki kontribusi besar dalam pendidikan agama, pembinaan santri, serta pendampingan masyarakat. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para ulama merupakan bagian dari upaya merawat tradisi keilmuan dan menghormati jasa mereka dalam menyebarkan ajaran Islam.

Syarif menyampaikan bahwa silaturahmi kepada kiai merupakan bagian dari upaya menjaga adab dan menumbuhkan sikap tawaduk dalam kehidupan sehari-hari. “Bakti kepada kiai dapat diwujudkan dengan menjaga silaturahmi, menghormati nasihat beliau, serta berusaha mengamalkan ilmu dan keteladanan yang telah diajarkan. Semoga hubungan baik ini membawa keberkahan dan menjadi penguat semangat kami dalam menjalankan tugas membimbing masyarakat,” ungkap Syarif.

Para Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memandang silaturahmi dengan ulama sebagai langkah positif untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan umat. Hubungan yang baik antara penyuluh dan kiai diharapkan dapat mendukung penyampaian pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Nilai tawaduk, penghormatan kepada guru, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu juga penting untuk terus diteladani oleh generasi muda.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Syarif menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan para kiai sebagai bagian dari ikhtiar merawat tradisi keilmuan Islam dan memperkuat ukhuwah. Bakti kepada kiai hendaknya tidak berhenti pada kunjungan, tetapi diwujudkan pula melalui perilaku santun, pengamalan ilmu, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan peran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Wangon dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, berakhlak, dan penuh keberkahan. (Sto)